AKU YA AKU. Kau tak bisa memaksaku menjadi seperti dia, seperti dia, dan banyak dia-dia yang lain. Aku, ya aku. Dengan keadaanku dan sifatku yang menurutmu janggal, aneh, dan serba membingungkan. Meskipun seperti ini, aku sudah bangga. Menjadi aku yang benar-benar memang aku yang sesungguhnya. Tanpa campur tangan seseorang pun, tidakpun seorang engkau yang mampu mengatur-ngatur hidupku, memaksaku untuk bertingkah seperti ini ataupun itu. Ingat ya, duniaku mungkin tidak akan sama dengan duniamu. Saat ini aku mungkin kalah. Di sisi lain, mungkin di duniamu aku telah menjadi pemenang. Ya, pemenang ! pemenang yang telah memenangkan pertandingan kesabaran. Dan yang harus kau ketahui aku tidak akan mundur, melawan kamu, yang mungkin seringkali meremehkan aku di belakang. Intinya, jangan paksa aku menjadi dia ataupun orang lain yang menurutmu lebih baik perangainya. Aku biarkan tetap aku. Karena aku akan tetap pada kepribadianku.
*Sebuah coretan, mungkin isi hati, mungkin hanya sebatas goresan tinta yang tak bermakna oleh sang Dina
Be yourself, always.
BalasHapusSemangat selalu.